Merasakan dan Mencicip Sop Ayam Pak Min : Kuliner Khas Kota Klaten

Sop Ayam Pak Min Kuliner Khas Klaten
Sop Ayam Pak Min Klaten

Jalan-jalan ke kota Klaten Belum lengkap nih brosis sepertinya sebelum mampir ke salah satu warung sop ayam yang identik dengan banernya yang berwarna dasar hijau muda dan warna merah pada tulisannya. Di sana terpampang jelas sebuah tulisan yang cukup besar "Sop Ayam Pak Min Klaten".

Yup, salah satu kuliner yang khas dari Klaten adalah sop ayamnya brosis. Salah satu yang begitu terkenal adalah Sop Ayam Pak Min Klaten. Bahkan Sop Ayam Pak Min Klaten ini sudah memiliki banyak cabang lain di luar kota Klaten. Dan setahu eb sudah hampir menyebar di seluruh pulau Jawa.

Apa sih yang menjadikan sop ayam kota Klaten ini cukup terkenal? Berikut ulasannya brosis.

Beberapa waktu yang lalu sepulang dari jalan-jalan di salah satu tempat wisata, eb sempatkan untuk mampir di salah satu cabang Sop Ayam Pak Min Klaten. Lokasinya berada di pinggir jalan Jogja-Solo atau tepatnya di selatan Candi Prambanan. Warungnya cukup sederhana brosis, hanya ada gerobak tempat untuk memasak di depan dan beberapa meja kursi di dalam mirip dengan warung mie ayam atau bakso pada umumnya.

Sesampai di lokasi eb langsung menuju mas-mas yang sepertinya sedang sibuk meracik beberapa mangkuk sop pesanan pembeli yang sudah menunggu di dalam. "Mas'e ngersake nopo?" (Masnya mau pesan apa?) sejenak berhenti dari pekerjaannya meracik sop ayam. Setelah eb melihat daftar menu di dinding, pilihan eb jatuh pada sop ayam paha pisah. Beberapa saat kemudian pesanan eb datang di meja tempat eb duduk.

Pelayanannya cukup cepat brosis menurut eb. Gak sampai 10 menit pesanan sudah tersedia. Nah sekarang adalah saat yang paling inti dari semuanya, yaitu cicip mencicipi ๐Ÿ˜. Di dorong oleh rasa lapar yang menggebu-gebu dua mangkuk yang masing-masing berisi nasi serta bawang goreng dan sang bintang yaitu sop ayam langsung eb cicipin kuahnya.

Hal pertama yang eb rasakan adalah rasa gurih khas sop ayam yang memang benar benar lezat. Kuahnya bening, yang membedakannya adalah jika sop pada umumnya di sertai dengan sayur-sayuran seperti wortel, kobis, bunga kol dan lain-lain, tidak dengan sop ayam pak min klaten ini. Kuah kaldu yang gurih hanya di isi dengan potongan ayam. Potongan ayam ini macam-macam, ada yang bagian paha, sayap, kepala, ceker, dada dan lain sebagainya sesuai pesanan.

Setelah mencoba segarnya kuah yang original kemudian eb coba tambahkan sedikit sambal dan kecap. Seperti dugaan eb, rasa yang tadinya sudah lezat setelah di tambah dengan sambal dan kecap semakin lezat saja brosis. Wah pas bener di santap saat siang hari maupun malam hari. Namun sayang sop ayam pak Min Klaten ini tutup jam 4 sore. Jadi gak bisa brosis kalau mau menyantapnya pada malam hari.

Rasa pedas manis dari kecap dan sambal membaur dengan gurihnya kuah bening sop membuat citarasa yang berbeda dari kuliner-kuliner sejenis. Tentu saja ini berkat racikan bumbu yang di buat oleh pak Min Klaten memang spesial brosis. Saatnya bagian yang terpenting brosis, yup ayamnya tentu saja. Dengan garpu yang sudah di sediakan langsung saja eb colok potongan daging paha ayam yang terlihat cukup menggiurkan.

Setelah di gigit, "Wah" terasa empuk namun "melawan" jika di gigit, khas daging ayam kampung. Yah begitulah brosis daging ayam kampung memang lebih spesial dari pada ayam potong. Karakternya yang empuk namun sedikit memberi "perlawanan" saat di kunyah membuat semangkuk sop memiliki sensasi yang berbeda. Mungkin ini lah rahasia yang di miliki sop ayam pak Min Klaten.

Sop Ayam Pak Min Klaten Kuliner Khas Klaten
Sop Ayam Paha Pisah Pak Min Klaten


Menikmati semangkuk sop di tambah dengan semangkuk nasi rasanya benar-benar nikmat brosis. Sensasi gurih, pedas, manis, empuk dan panas dari kuah dan dagingnya memang tidak ada duanya. Tak terasa setelah beberapa menit semangkuk nasi dan sop sudah masuk semua ke dalam perut. Dan rasa lapar pun sudah hilang.

Nah brosis, sop ayam pak Min Klaten ini memang banyak di gemari oleh masyarakat Klaten khususnya. Terbukti setiap hari warung ini tak pernah sepi pengunjung. Dari pagi buka hingga sore hari ada saja pengunjung yang berdatangan. Usut punya usut nih brosis sop ayam Pak Min Klaten sudah melegenda sejak dulu sekitar 50 tahun lebih.

Wah sudah lama juga ternyata brosis. Pantas saja sudah memiliki pengalaman yang lebih dari cukup dalam membuat sop ayam yang benar-benar di sukai pelanggan. Sekali makan pasti ingin mencicipinya lagi brosis. Lah piye gak ngono. Rasanya brosis memang spesial dari pada yang lainnya. Selain rasa, harganya pun cukup bersahabat.

Untuk lokasi dari sop ayam khas Klaten ini ada di beberapa tempat brosis salah satunya ya di selatan candi Prambanan ini. Namun jika brosis sedang berjalan-jalan di kota Klaten maupun Jogja akan dengan mudah menemukan warung-warung yang menjual sop ayam seperti ini. Jam buka dari pukul 08:00 pagi hingga 16:00 sore.

Semangkuk sop ayam dan nasi harganya bervariatif brosis. Untuk sop ayam biasa campur misalnya di hargai Rp 8000 saja dan sop ayam paha pisah sekitar Rp 16000. Mungkin harga ini akan berbeda dari satu warung dengan warung lainnya. Kalaupun berbeda tidak akan banyak selisihnya.

Nah brosis jika berkunjung ke kota Klaten jangan di lewatkan brosis kuliner yang spesial dari kota BERSINAR ini. Di jamin brosis akan ketagihan dan ingin mencicipinya kembali. endribird.com

Comments

Popular posts from this blog

Sekaten 2017 Jogja

Miago icip2 : Makan mie beserta mangkuknya

Puncak Gebang Jogja